Kamis, 06 Desember 2012

LAPORAN PENDAHULUAN DIABETES MELLITUS



LAPORAN PENDAHULUAN
DIABETES MELLITUS

Ø  Batasan
Penyakit metabolik sebagai akibat dari kurangnya insulin evektif / insulin absolut didalam tubuh dengan tanda-tanda hyperglikemi dan glukosauria dengan gejala acut (Polidipsi, Poli uri, turunnya BB) dan ataupun kronik atau kadang-kadang tanpa gejala.

Ø  Klasifikasi DM
A. Clinical Class
I. DM
1.      NDM / DM type I          
2.      NPDM / DM type II           
3.      Bila meragukan type I dan II disebut questionable DM.
4.      MRDM (Malnutrisi Relatet DM)
A.    Fibrocalculous Pancreatic DM.
B.     Protein deficient DM.
5.   Cher type of DM
II. Impaired Glucosa Tolerence (TGT) DM Laten.
III. Gestasional DM (DM yang dx-nya waktu hamil)

B.  Statistican Risk Class
Yang termasuk ini px yang :
-          Orang tuanya menderita DM (Potensial DM).
-          Pernah menderita GTG, kemudian normal lagi.
-          Pernah melahirkan bayi lebih 4 kg.





Ø  PATOFISIOLOGI
1. DM Type I
Kelainan pada sel b              pancreas tidak mampu sintesis dan sekresi insulin dalam jumlah atau kwalitas yang cukup.
2. DM Type II
Letak kelainan di beberapa tempat.
1.      Sekresi insulin atau pankreas mungkin cukup / kurang tetapi terdapat keterlambatan sehingga glukosa sudah diabrsorbsi masuk darah, tetapi jumlah insulin belum memadai.
2.      Jumlah reseptor diperifer < (antara 20.000 – 30.000). Obesitas hanya 20.000
3.      Kadang : jumlahh reseptor cukup          kualitas jelek         insulin
4.      Terdapat kelainan di post receptor.
5.      Adanya kelainan campuran.

Ø  GEJALA KLINIK DM
·         Gx klinik DM klasik :
-          Mula-mula polifagi, polidipsi, pokuli dan BB naik (fase kompensasi)

Fase decompensasi (pengurangan) “TRIAS”
-          Polidipsi, polium, BB turun
(Trias syndrom DM akut).
Disusul muncul mual, muntah dan asidosis.
  • Gx kronis yang sering ada :
Lemah, badan kesemutan, turun sex, gangguan penglihatan yang sering berubah kaku otot, salut sendi dll.





Ø  DIAGNOSA DM, bila :
I.       A. Terdapat Gx DM (Poli uri, Polidipsi, Berat badan turun)
B. Salah satu dari GDP > 120 mg / dl, 2 jpp > 200 mg / dl atau GDR acak > 200 mg / dl.
II. A. Tidak ada Gx DM tetapi
B. 2 hasil dari berturut dengan hari yang lain 1 diantara 3.
III Apabila hasil meragukan maka diberikan glukosa 75 g. setelah itu 2JPP diperiksa lagi jika hasil > 200 mg/dl maka diabet   diulangi lagi dengan persiapan 3 hari        karbohidrat ³ 150 gram / hari.

Ø  PENATALAKSANAAN DM (Sekarang)
1. Penyuluhan kesehatan Masyarakat
A. Tentang Perawatan kaki
a)      Setiap pagi dan malam dibersihkan dan diperiksa (ada klapes)
Sela-sela kuku kaki kotor dibersihkan dengan sabun dan disikat atau dengan batu apung, dikeringkan, sela-sela kaki diberi bedak / diberi hand body.
b)      Memotong kuku kaki dengan tang kuku dan kikir.
c)      Dilarang merendam kaki dengan air panas.
d)     Memilih sepatu yang baik / yang pas.
e)      Kesehatan mulut sebelum dan sesudah makan harus kumur (karena     polera        bau mulut tidak sedap)
f)       Harus memasang alas kaki.
g)      Apabila kaki kedingiinan  harus dibungkus dengan kaos kaki yang katun tidak boleh yang nilon.

2. Latihan Fisik
Setelah 1 ½  - 2 jam sesudah makan utama harus olahraga (selama 15-20 menit). Untuk memacu kerja pankreas untuk mengeluarkan insulin yang berfungsi untuk diantarkan glukosa ke sel 3 – 5 x seminggu harus istirahat 1 kali dengan intensif 1 jam (10 menit pemanasan 40 menit inti, pendinginan 10 menit).

3. Diit
·         3 J (jumlah, jadwal, jenis)            
Ø  Jadwal               interval 3x makan pokok, 3x makanan tambahan.
Ø  Jenis makanan               pantangan dibolehkan, dibatasi
- Pantang     : Buah murni / makanan huruf A (rasa manis). Misal mangga, nangka, rambutan, durian, sawo, kelengkeng, apel malang, dll.
- Boleh        : Buah / makanan huruf B. misal : kedondong, salak, pepaya pucat.
- Dibatasi     : Karbohidrat                  makanan yang mengandung karbohidrat.
Ø  Jumlah                   tidak boleh ditambah / dikurangi.
Ø  Harus kumur sesudah makan, tidak boleh ada sisa makanan di mulut, karena sumber infeksi.


Ø  KOMPLIKASI DM
- Akut        : Hypoglikemi (pusing, gemetar, berkeringat) boleh memakan gula murni.
? Koma lactoasidosis
? Ketuasidosis Diabetika (KAD)
? Koma Hyperrometer non ketotik.
- Kronis     : Pada rambut, telinga, mulut, jantung, paru, trakheru rogenitalks, kaku syaraf kulit. (ujung rambut – ujung kaki).
Ujung kaki             mikroangiopati         ginjal          nitropati
                              Makroangiopati        Jantung         kardio-
                                                                                    mikropati

Ø  PENGKAJIAN
-          Aktivitas / istirahat
-          Sirkulasi
-          Integratas ego
-          Eliminasi
-          Makanan / cairan
-          Neuropati
-          Keamanan            Kulit kering
     Demam

Ø  DX
1.      Potensial komplikasi hypoglikemi
2.      Potensial komplikasi diabetes kekasidosis
3.      Potensial komplikasi neuropati
4.      Potensial komplikasi penyakit vaskuler
5.      Peruabhan nutrisi : > dari kebut tubuh berhubungan dengan masukan yang melebihi kebutuhan aktivitas.
6.      Resiko tinggi terhadap ketidak patuhan berhubungan dengan HDL (Hipertensi Deabet Lipid) – CO (Cigaret Obesitas)               Agar tidak terjadi anterosklerosis.


Ø  Dalam Dm harus memenuhi 5 pedoman hidup sehat :
HDL – CO
(Hipertensi, diabet, lipid (lemak), cigaret, obesitas)
Agar tidak terjadi anterosklerosis, lingkar perut.
-          Wanita = 80 cm
-          Laki-laki = 90 cm.
1.   Kendalikan Syndrom S.
H : Usahakan tekanan darah kurang 126
D : Kendalikan kadar glukosa
- Sebelum makan < 126 mg / dl
- Sesudah makan < 200 mg / dl
- Lebih baik < 160 mg / dl
L : LDL < 100, HDL > 40
     Triliserida < 150
O : Lingkar perut Pria < 90 cm
      Lingkar perut wanita < 80 cm
C : Stop merokok
2.   Diit DM
-          Diit B
-          Diit m             juga merupakan diit puasa
-          Diit B1

-          Diit B2
-          Diit B3
-          Diit BE
-          Diit G                    Tinggi argenin, kolesteron turun
                             (pada komplikasi gangren)
-    Diit KV                  Pada px kardiovaskuler, struk, jantung.
                                    Kalori naik, Kolesterol turun, arginin normal.
-    Diit GL                  Px yang tidak tahan lapar
-    Diit H                     Px yang berkomplikasi hepar

·        Diit pada Ibu hamil
- Diit KP               Pada ibu yang mempunyai riwayat DM
- Diit KPT1            Pada trimester I
- Diit KPT2            Pada Trimester II
- Diit KPT3            Pada Trimester III
- Diit Laktasi         Pada ibu yang menyusui


- Diit B1T1             Pada ibu yang tidak mempunyai riwayat DM
                              Pada trimester I
- Diit B1T2             Pada trimester II
- Diit B1T3             Pada trimester III
- Diit Laktasi              Pada Ibu yang menyusui

Ø  Pada DM              Tinggi kolesterol
Ateroskletoris                    Penyempitan pembuluh darah.
            Pada    : - Otak            Stoke
                          - Mata            Buta
                          - Kardiovaskuler          PJK
                          - Ginjal          Gagal ginjal
                          - Kaki            Gangren kaki buruk

Dibanding dengan orang normal

Diabetisi (Penderita diabetis)
Karena penyempitan pembuluh darah.

Cenderung


 
Stroke              Buta                PJK                 GG                  Gangren
      2x                 25x                  2x                   17x                      5x

Ø  Dalam Dm selain 5 pedoman hidup sehat juga terdapat 10 sindroma :
GULOH – SISAR
Gula, urat, lemakk, obestas, hipertensi, sigaret, inaktivitas, stress, alkohol, reguler check up.
Gula : 1. – Panang  gula digunakan gula pengganti non diabeti.
-      Batasi gula

2. Diabetisi
-          Redor harian : usahakan gula DP < 126 mg / dl.
Gula darah sudah makan < 160 – 200
-                                                                          Redor Gulanan : Bila mungkin (karena agak mahal) usahakan        HGA IC < 7 %
Lebih baik bila < 6 %.
Ø  Urat :
  1. Asam urat darah
-          Penyempitan pembuluh darah.
-          Bentuk batu ginjal
-          Menyebabkan sakit sendi
  1. Usahakan kadar asam urat darah antara 5 – 6 mg / dl.
  2. Batasi makanan JAS – BUKET
(Jeruan, alkohol, sarden – Burung dara, unggas, kaldu emping, tape)

Ø  Lemak :
  1. Usaha LDL < 100, kolesterol < 200, HDL > 40, trigleserida < 150.
  2. TEKUK – CSS (Telor, keju, kepiting, udang, kerang, cumi, susu, santen).
  3. Masih ada makanan lain yang kaya lemak.

Ø  Obesitas :
  1. Normal IMT < 27
IMT = BB dalam kilogram
Tinggi dalam meter
  1. Obesitas IMT ≥ 30
Berat 35 – 40 kg.
Morbit ≥ 40 kg.
  1. Berat lebih dan obesitas.

Ø  Hipertensi :
  1. Usahakan tekanan darah tidak lebih dari = 130 / 85 mmHg.
  2. Jangan sering makan makanan yang terlalu asin.

Ø  Sigaret :
  1. Rokok harus dipantang oleh para diabetis.
  2. Rokok penyempitan pembuluh darah-darah.
  3. Rokok menurunkan kemampuan seksual.
  4. Stop rokok      hidup sehat.

Ø  Inaktivitas
1. Boleh regelah teratur                 3 – 5 x seminggu.
2. Setiap hari ± 300 kal.
Jalan 3 km.
Sit up di bed 24 x 25 sehari.
3. Apalagi 3x seminggu          1 mgg ± 2000 kal.
4. Olahraga dapat :
-          Menurunkan lemak darah.
-          Menurunkan gula darah.
-          Menurunkan BB
-          Kebugaran.

Ø  Stress
  1. Untuk meredam stress = tidur paling sedikit 6 jam / hari.
  2. Gula tidak mungkin terlaksana tidur semu.
-          Berbaring jangan bergerak.
-          Pejamkan mata.
-          Lepaskan semua masalah.
-          Jangan bicara, terima Hp, dll.

Ø  Alkohol :
  1. Menaikkan lemak darah.
  2. Dapat merusak hati, dll.
  3. Padat menurunkan kemampuan seksual.
  4. Stop alkohol                hidup sehat

Ø  Reguler Check Up
  1. Banyak penyakit penyempitan pembuluh darah.
-          Penyempitan tanpa adanya gejala sebelumnya.
  1. Karena itu hendaklah kedalikan 10 faktor tersebut Gulah Sisar.


Ø  Makanan Suplemen Ateroprotektif
TKW –PJKA – BK
(Antioxidants, Phyto Ekstrogen)
(Tomat, kacang segingsam, wortel – pepaya, jeruk (3 biji), kurma (5 biji), apel (Apel malang), brokoli, kubis).

Ø  10 Petunjuk Hidup Sehat
            GALOH CISAR
Makanan suplemen yang dianjurkan
MOTTO : NBI (nikmati, batasi, imbang)
Buncis, bawang, merica, arginin

            GALOH CISAR = Sindrom 10
Sepuluh hidup sehat

Memp.

Budayakan ACMI dan PETTI


ACMI Aku Cinta Makanan Indonesia

PETTI
Pecel, tahu, Tempe, ikan
NBI : JAS BUKET, TEKUK CS2
Biasakan makan :
TKW, PJKA – BK
Buncis, bawang, merica, arginin

Laksanakan dengan baik
GULOH SISAR = sindrom 10

Para Diabetes
Hidup Sehat dan bahagia

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar